Di Mimpiku, Kau Begitu Membenciku
Di kantor, semua orang tahu siapa Fikri. Bukan karena jabatannya—ia masih staf baru—melainkan karena cara ia hadir. Wajahnya bersih, rapi, dan mudah diingat. Senyumnya tidak berlebihan, tapi cukup untuk membuat orang merasa dihargai. Beberapa karyawan perempuan sering menyebutnya diam-diam: tampan. Ada yang sekadar memuji. Ada […]









