Blogging,  Tips and Trik

Naikkan Traffik Blog dengan Cara Meningkatkan Domain Authority

Artikel ini adalah tugas kedua di kelas online WhatsApp. Kelas ini memuat serangkaian cara meningkatkan Domain Authority (DA) blog. Rasanya lumayan berat bagi saya yang punya kesibukan rumah cukup banyak. Namun, untuk tugas kelas online satu ini, kenapa tidak? Hanya 30 hari. Ini merupakan kesempatan yang saya kira langka.

Bagi saya, ini adalah momen yang sangat berharga karena bisa mengetahui cara menaikkan domain authority secara langsug dengan bimbingan intensif oleh pakar SEO (search engine optimization). Secara, domain authority ini bisa menjadi acuan bagi mesin pencari dalam memberikan peringkat terhadap blog kita. Lagi-lagi, misi dalam meningkatkan DA adalah supaya artikel kita mampu bersaing di pencarian organik google. Mantul banget kan?

domain authority
gambar dari sitechenker.pro

Tentang Kelas 30 Hari Meningkatkan Domain Authority

Oh ya, apa itu kelas menaikkan DA? Kelas ini adalah kelas online gratis di grup WhatsApp yang diprakarsai oleh pakar SEO, yaitu Mas Irwin Andrianto, Mas Punto Wicaksono atau biasa dipanggil Mas Pewe, dan pemateri ahli lainnya dibidang blog dan SEO, Mas Bahrul Ilmi, Mbak Ria Kurniasih, dan Mas Ilham Sadli.

Kelas ini berlangsung selama 30 hari. Materinya berupa teknis dalam melihat kesehatan situs kita, menerapkan SEO Onpage dan Offpage, cara menulis artikel yang berkualitas, infografis blog, serta materi lainnya yang kadang menjadi kejutan di malam hari ketika sudah berencana mau ngaso atau melipat jemuran yang menumpuk, hiy.

Oh ya, yang suka bikin saya terketjhut juga adalah tugasnya itu lho. Seperti malam kemarin, sesaat setelah materi dari Mas Ilham Sadli tentang menulis artikel yang berkualitas, tiba-tiba ada tugas mereview dua blog teman di kelas ini. Dengan ketentuan sekian dan deadline tanggal sekian. Kalau tidak mengerjakan atau tidak sesuai brief, maka akan dikeluarkan. Garang sekali Mas Irwin! Ya ampun.

Otomatis peserta di grup banyak yang mengelus dada (kayaknya sih) dan terketjhut. Berat kali ya buat peserta yang ternyata semuanya kebetulan perempuan, dan notabene sudah berumah tangga.Lalu tiba-tiba di tengah keributan ala emak-emak, Mas Pewe menjelaskan bahwa setiap tugas ini ditujukan supaya kami para blogger bisa membiasakan diri untuk berkutat dengan artikel SEO. Jadi, meskipun isinya menulis curhat, otomatis akan memakai kaidah SEO. Secara tidak sadar nantinya akan terbiasa menggunakan SEO saat menulis artikel di blog masing-masing. Seketika, terc erahkan deh. Jadi makin semangat garap tugas. Trims a lot Coaches!

Dua Teman Blogger Inspiratif

Awalnya tugas ini terasa berat. Kita harus mengulas tentang blog dua peserta lainnya dengan ketentuan ini dan itu. Namun, setelah saya telusuri blog dua teman di kelas ini, saya mulai menyukai prosesnya. Eh sungguh, saya jujur!

Saya menemukan banyak hal baru dari mereka yang saya ulas. Ternyata, di balik sebuah blog, banyak cerita humanis yang begitu menarik untuk dibaca. Banyak juga inspirasi yang membuat saya terhibur dan bahkan menambah ilmu baru dari mereka. Menyenagkan.

Saya merasa bahwa setiap tulisan mereka sangat berharga. Harus dibaca oleh banyak orang, khususnya yang menjadi sasaran pembaca blog mereka. Maka, sangat tepat jika mereka mengikuti kelas ini.

Diazbela, Blogger Ex News TV Reporter dari Kota Malang

Mba Diaz pemilik blog https://diazbela.com/ merupakan ex-News TV Reporter asal Kota Malang yang sekarang sedang meniti karir di dunia investasi. Tidak heran jika isi blognya ada artikel tentang finance dan investment. “Ke depannya, mau bahas lebih ke topik travelling, finance, dan parenting.” Begitu kata Mbak Diaz yang telah memiliki satu anak laki-laki ini.

Beberapa artikel menarik bagi saya di antaranya “Dibalik Layar Liputan Muslim Travelers 2017” yang menceritakan perjalanan Mbak Diaz sebagai reporter televisi untuk acara tersebut. Meskipun lebih menceritakan kisah travellingnya, (jadi, bukan membahas semacam behind the scene gitu), namun hal ini bisa menjadi hiburan dan sekaligus merasa turut berkelana bersama penulis ke negeri Sakura. Serasa ikut merasakan perjalanan seorang reporter televisi itu bagaimana saat bertugas ke luar negeri.

Selain itu, beberapa artikel tentang kehidupan sebagai ibu rumah tangga sekaligus wanita karir juga membuat blognya makin menginspirasi. Saya yang full time mom dan tidak bekerja, bisa ikut merasakan bagaimana jika bekerja saat sudah berkeluarga. Mbak Diaz menuliskannya di artikel “Kenapa Tidak Pumping ASI Lagi?”, “Being 29 and (still) Awkward : Life Update” serta artikel satu lagi “Ibu Rumah Tangga Memutuskan untuk Kerja Kantoran Lagi? Kenapa Tidak?”

Ah, selain usianya sama dengan saya, 29, cerita tentang bagaimana jika berkarir setelah menikah dan punya anak ini bagi saya bisa jadi bahan pertimbangan banget. Sebenarnya lebih kepada, ingin mencoba sih. Jika tahun depan atau kapan gitu mulai masuk ke dunia kerja, bisa punya gambaran. Saya yakin tidak hanya saya yang perlu informasi semacam ini. Topik seperti ini banyak dibutuhkan kaum perempuan yang galau apakah mau bekerja atau tetap di rumah saat sudah menikah nanti. Bahkan bisa dinikmati mereka yang sama-sama merasakan suka duka berkarir sekaligus menjadi ibu.

Oh ya, tidak lupa. Topik finance memang cukup mewarnai blog Diazbela ini. Kalau ini sih kayaknya sudah tidak dipungkiri merupakan topik informatif yang punga segmentasi pembacanya sendiri. Topik keuangan seringkali dicari oleh pembaca melalui mesin pencari.

Berbekal pengalaman ngeblog sejak Sekolah Menengah Atas (SMA) dan mulai aktif monetisasi sejak 2015, rasanya cukup membuat blog Mbak Diazbela ini diterima di kelas naik DA. Sebanarnya bukan seberapa lama seseorang berkecimpung di dunia blog yang membuat diterima di kelas ini sih. Ada sejumlah persyaratan tertentu yang memang harus dipenuhi. Selain memenuhi syarat, juga memang DA blog yang bersangkutan harus di bawah 15 bahkan di bawah 10. Jadi, ada kualitas tertentu yang disyaratkan para admin namun DA belum di atas 15. Begitu.

Blog Mba Diaz sendiri sebelum masuk kelas ini (pada tanggal 30 Juni 2020) DA nya 9. Meskipun sebenarnya, katanya pernah sampai 16 sebelum migrasi dari blogspot ke wordpress. “dulu waktu blog blm begitu diurus, DA ku 16, trs semenjak migrasi entah kenapa perlahan turun jadi 9. Sudah googling dan baca artikel ini itu tapi tetep nggak bisa berhasil naikin DA. Jadi pas tau ada kelas ini langsung deh ikutan.” Kata Mba Diaz yang ngeblog terispirasi oleh Raditya Dika ini.

Rupanya, tanggal 19 Juli DA blognya sudah hampir kembali ke posisi awal, yaitu 15. Pencapaian yang luar biasa. Karena dengan cara otodidak, meningkatkan domain authority blog biasanya butuh waktu berbulan-bulan bahkan bertahun lamanya hanya untuk naik beberapa angka saja.

Putri Serry Banon, Blogger dari Banjarmasin yang Berprofesi Sebagai Bidan

Mbak Putri merupakan seorang bidan yang juga suka menulis. Sebelumnya ia adalah bidan Puskesmas di Kalimantan Selatan. Namun, kini ia fokus menjalani profesinya sebagai bidan di klinik PMB (Praktik Bidan Mandiri) serta fokus menjaga anak yang kebetulan mendapatkan kelainan langka dengan diagnosa Lissencephaly, Microcephaly, West Syndrome dan Lennox Gastaut Syndrom. Ia mendedikasikan diri merawat sang buah hati yaitu Haneen. Maka dari itu, blog Mbak Putri bernama Putrihaneen, dengan link https://www.putrihaneen.com/

Topik yang ia bahas di blog Putrihaneen adalah tentang perjalanannya bersama suami dalam merawat sang anak yang berkebutuhan khusus, lifestyle, parenting dan review mommy and baby stuff. Oh ya, khusus untuk cerita tentang Haneen, pembaca bisa lihat di menu Haneen > Haneen Story dan Haneen Diagnosis.

Motivasi menulis blog yang paling utama bagi Mbak Putri supaya ketika seseorang mengalami hal yang sama dengannya, akan mendapatkan penjelasan yang rinci melalui tulisannya di blog. Ia bercerita bahwa saat pertama mengetahui kondisi sang anak, Mbak Putri pun merasa kebingungan serta tidak punya sumber informasi berbahasa Indonesia. Ia sangat bersyukur memiliki basic ilmu kesehatan serta mampu menganalisis berbagai jurnal ilmiah yang berasal dari luar negeri. Oleh karena itu, tulisannya menurut saya begitu spesial dan sangat layak ditemukan oleh pembaca. Khususnya bagi mereka yang kebetulan mengalami hal serupa.

Hal ini pula yang membuat Mbak Putri ikut kelas naik DA. Meskipun awalnya diajak oleh teman sesama blogger dari gelombang 1, motivasi dari temannya pula yang membuat Mbak Putri yakin dan antusias ikut kelas naik DA. “Temanku bilang, percuma kami nulis hal yang bermanfaat kalau blog kamu autoritanya rendah, dan tidak dioptimasi dengan benar.. toh g ada yang baca, sayangkan padahal diluaran sana banyak yang memerlukan apa yang kamu tulis.” Tutur Mbak Putri melalui chat pribadi WhatsApp.

Oh ya, ternyata pencapaian Mbak Putri di kelas Naik DA sangat signifikan lho. Tercatat tanggal 30 Juni DA blognya adalah 3. Dan pada tanggal 19 Juli sudah mencetak angka 11. Wah keren!

Artikel Blog Berkualitas Layak Mendapatkan Optimasi yang Baik

Setelah membaca dan menelusuri blog dua teman saya tadi, saya semakin mengerti satu hal. Pasti banyak blog selain milik Mba Putri dan Mba Diaz yang isinya memang sangat inspiratif dan memiliki manfaat yang tinggi untuk pembaca. Namun sayang, kurang optimasi SEO dan memiliki domain authority yang kurang top. Sehingga, tidak begitu banyak ditemukan pembaca melalui pencarian google.

Oleh karena itu, optimasi SEO yang kemudian berimbas kepada naiknya DA sangat perlu dilakukan oleh para blogger Indonesia. Nah, kelas naik DA ini juga, oleh para suhu ditujukan untuk meningkatkan kualitas para blogger agar semakin maju.

Jika teman-teman, para blogger ingin ikut kelas naik DA, masih ada gelombang selanjutnya yang akan dibuka kok. Namun, untuk optimasi SEO yang lebih fokus bisa ikut kelas berbayar yang diadakan secara intensif selama 2 minggu dengan peserta hanya 10 orang.

jago seo onpage dalam 2 minggu

27 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *