cara mendapatkan jodoh yang baik
relationship

7 Cara Mendapatkan Jodoh yang Baik Pada Waktu yang Tepat

7 Cara Mendapatkan Jodoh yang Baik Pada Waktu yang Tepat – “Jodoh itu memang tidak perlu kita cari, tapi sudah garis takdir.” Begitu kira-kira pendapat sebagian orang. Padahal, seringkali kita juga menyadari bahwa jodoh itu datang dengan cara yang masuk akal.

Meskipun, kadangkala ada juga alur jodoh yang mengejutkan. Tiba-tiba menikah dengan teman baik, menikah dengan tetangga, atau malah berjodoh dengan orang yang sama sekali tidak kita bayangkan. Orang luar negeri misalnya, atau berjodoh dengan salah satu anggota grup WhatsApp yang selama ini selalu kita ledek. Bisa saja kan? Hihi

Ya, banyak kok jodoh yang datang tak terduga seperti itu. Tapi, kebanyakan terjadi karena jalan yang wajar. Ibaratnya, pantaslah dia berjodoh dengan si A, pada umur sekian, dan dengan kondisi demikian, karena doi melakukan ini dan itu serta melalui tahapan begini dan begitu.

Cara Mendapatkan Jodoh yang Baik Pada Waktu yang Tepat

Fix lah sebenarnya, jodoh itu bisa kamu usahakan dengan jalan-jalan berupa usaha. Ikhtiar, kalau bahasa kemanusiaan nan penghambaan mah.

So, apa saja nih cara mendapatkan jodoh yang baik di waktu yang tepat itu?

Pertama, Berdoa Secara Kontinyu

Setiap orang yang beriman, pasti percaya akan keajaiban doa. Doa merupakan jalan paling pertama sebelum usaha. Doa pula yang menjadi jalan langit yang di sana ada banyak bala bantuan untuk setiap usaha kita. Termasuk berkaitan dengan mencari pasangan hidup.

Berdoalah secara terus menerus, penuh kesabaran dan keyakinan bahwa sang Pencipta itu mendengarkan. Dia pasti memberikan apa yang kita inginkan. Bukan. Tepatnya bukan memberikan yang kita mau, tapi memberikan yang terbaik untuk kita.

Jadi, untuk para pejuang jodoh, yakinlah bahwa pasangan hidup terbaik sedang Tuhan siapkan di suatu tempat untukmu. Bukan susah menemukan jodoh, tapi sedang dalam proses persiapan untuk bersanding denganmu. Setuju?

Kedua, Terus Membangun dan Memperbaiki Diri

Ingat, bukan membangun rumah lalu pamer supaya perempuan kepincut, lho ya. Tapi, membangun diri. Sedia rumah mewah sebelum menikah juga nggak apa-apa sih. Hihi

Membangun diri sendiri maksudnya ialah bangkit dari kebiasaan negatif. Jika selama ini memiliki kebiasaan hidup yang tidak produktif, biasa bangun siang, maka mulailah bangun pagi. Biasa menghabiskan waktu bermain game seharian, ya gantilah dengan kegiatan yang lebih produktif.

Perlu kamu tahu, bahwa calon pasangan idaman itu adalah yang memiliki tanda-tanda yang meyakinkan. Bagi perempuan, calon suami yang meyakinkan untuk menjadi pasangan hidup, pastinya adalah pemuda yang giat belajar, giat bekerja, sopan, disiplin, menghargai waktu, dan pastinya memiliki akhlak yang baik.

Apabila kamu laki-laki, pasti akan merasa yakin memilih calon pasangan hidup berupa sosok perempuan yang rajin, disiplin, sopan, rapi dan bersih, dan pastinya pula akhlak yang baik.

Apabila kamu sudah berusaha memperbaiki diri semaksimal mungkin, pasti peluang untuk mendapatkan jodoh lebih cepat sesuai target kamu.

Ketiga, Bergaul dengan Lingkungan yang Baik dan Positif

Jangan remehkan teman bergaul lho. Apabila kamu bergaul dengan orang-orang yang produktif, maka kamu akan ikut produktif. Jodoh kamu juga bisa jadi adalah salah satu orang-orang produktif dan positif itu. Siapa tahu kan?

Sebaliknya, jika kamu membiarkan diri kamu hanyut dalam pergaulan yang kurang baik, maka bisa saja diri kamu ikut seperti mereka. Jodoh kamu pun bisa jadi terlanjur kamu dapat dari kalangan mereka.

Pergaulan yang baik dan positif bisa kamu identifikasi kok. Mereka yang positif biasanya memiliki prilaku yang baik, perkataan yang positif, tidak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang sia-sia dan merugikan. Misalnya kelompok yang selalu mengeluh, menggunjing orang lain, malas-malasan, dan lain-lain.

Jika kamu mulai merasakan aura negatif dari lingkungan, itu mulai warning buat kamu. Bukan berarti kamu melarikan diri, tapi kamu berhak untuk mendapatkan asupan aura yang baik dong.

Bukan hanya makanan yang mempengaruhi kesehatan kamu. Pergaulan juga bisa membuat kamu sehat atau sebaliknya bisa membuat kamu sakit dan tidak menyenangkan untuk jadi calon suami atau istri. Otomatis, seseorang yang baik bisa jadi malah berpikir ulang pastinya. Kamu nggak mau kan?

Gimana? Pergaulanmu sudah kamu perhatikan Gaes?

Keempat, Aktif dalam Kegiatan Positif

Jika poin sebelumnya mengenai pergaulan, maka poin ini tentang aktivitas kamu. Hampir mirip ya, tapi aktif dalam kegiatan positif lebih cenderung kamu yang memilih kegiatan tertentu. Jadi, bukan milih bergaul dengan siapa, tapi kegiatan apa.

Misalkan hobi menulis dan blogging, kamu ikut gabung dalam komunitas Blogger. Kamu suka naik gunung, ya ikut kegiatan naik gunung. Punya kesenangan dalam kegiatan amal, bisa gabung dalam komunitas amal dan sedekah.

Siapa tahu bertemu jodoh kamu pada kegiatan serupa. Lebih asyik dong punya pasangan yang nantinya satu hobi dan memahami pentingnya hobi kamu.

Oh ya, kegiatan positif juga tidak melulu harus berbentuk komunitas. Bisa juga kamu lakukan sendiri. Skill dan kegiatan positif yang kamu jalani bisa jadi nilai plus yang bikin kamu menarik bagi lawan jenis lho. Percaya deh.

Kelima, Menjalin Silaturahmi Secara Langsung ataupun Dunia Maya

Jangan lupa, silaturahmi itu mendatangkan rezeki. Salah satu bentuk rezeki itu bisa berupa jodoh yang baik.

Silaturahmi juga bisa kamu lakukan secara langsung dengan cara lebih sering mengunjungi teman, keluarga, kerabat, maupun kenalan baru. Jangan lupa niat kamu harus tulus ya. Jika ada maunya, sama saja dengan membuat bom waktu. Banyak orang yang dekat sama kamu, tapi reputasi kamu kurang baik. Nggak mau kan?

Selain secara langsung, silaturahmi juga bisa kamu jalin melalui WhatsApp dan media sosial. Meskipun jarak memisahkan kamu dengan kerabat dan teman-teman, sempatkan waktu bergaul melalui dunia maya juga. Walaupun dunia maya, tetap jaga pergaulan dan perkataan ya Gaesโ€ฆ Jejak maya kamu penting juga untuk reputasi kamu.

Bukan hanya dunia kerja yang butuh reputasi. Hunting jodoh juga butuh untuk membangun reputasi. Caranya, selalu jaga sikap, tulus, dan baik dalam bergaul.

Siapa sih yang nggak terbegal hatinya sama laki-laki atau perempuan yang pandai bergaul dan baik hati. Aih.

Keenam, Perbaiki Penampilan

Dari mata turun ke hati. Tidak hanya laki-laki yang merupakan makhluk visual. Perempuan juga suka kepada laki-laki yang berpenampilan menarik.

Bagi perempuan, laki-laki yang bersih, wangi, dan rapi akan memiliki nilai tambah ketimbang mereka yang tidak menjaga penampilannya.

Jika selama ini kamu cuek soal penampilan, mulailah berkenalan dengan berbagai parfum pria, perwatanan wajah, serta segala sesuatu yang menunjang kebutuhan penampilan. Tidak perlu berlebihan kok. Perwatan sederhana dan pantas sudah cukup.

Maksimalkan penampilan dengan merawatnya ya supaya semakin menarik bagi lawan jenis kamu.

Ketujuh, Minta Bantuan Teman dan Keluarga

Jika sudah melakukan berbagai usaha dan belum juga menemukan jodoh, kamu tidak perlu segan meminta bantuan orang lain. Salah satunya meminta tolong kepada teman yang bisa kamu percayai atau anggota keluarga.

Katakan keinginan kamu yang ingin segera berkeluarga. Namun, kamu belum menemukan calon istri atau suami yang cocok. Siapa tahu mereka memiliki kenalan yang akan menjadi pasangan hidup kamu nantinya.

Meminta tolong soal jodoh bukan berarti kamu tidak memiliki kemampuan mendapat pasangan. Bisa jadi, selama ini kamu hanya stuck dan tidak bisa memilih. Pandangan orang lain, dalam hal ini teman dan keluarga, bisa jadi lebih baik mengenai calon pasangan yang tepat untuk kamu.

Jangan pernah berhenti dengan satu cara ya Gaes.. Cobalah berbagai cara agar mendapatkan jodoh yang baik.

Itulah 7 Cara Mendapatkan Jodoh yang Baik Pada Waktu yang Tepat. Kamu punya tips seputar cara mendapatkan jodoh yang baik juga? Share melalui komentar ya. Pendapat kamu bisa jadi akan sangat bermanfaat untuk orang banyak. Bravo!

15 Komentar

  • Eka fl

    jadi inget waktu saya nyari jodoh, hehehe. tapi tips di atas bagus buat nyari jodoh bagi yang belum menemukan. dintara semua poin usaha, tetep ya doa mah nomer satu. apalagi minta di doain orang tua yes.

  • Efri Deplin

    Kurasakan tunda di dalam dada
    Saat ku tahu siapa dirinya
    Dia seorang wanita shaleha
    Yang akan di pertemuan denganku..

    Ink lirik dari sebuah lagu yang mewakili perasaanku saat itu, saat pertama kali kami akan bertemu, tulisan kakak mengingatkan kembali dengan masa indah pernikahan kami wah.. subhanallah

  • mutia ramadhani

    Saya ketemu suami dengan cara kelima, lewat Facebook. Setelah itu ketemuan langsung, 7 bulan berikutnya menikah. Adik saya juga ketemu jodohnya lewat online dan berujung pernikahan juga. Entahlah kadang kalo dulu kita gak percaya sama jodoh online, tapi kejadian sama diri sendiri, baru ngerti pepatah “Jauh di mata, dekat di jari.” Hehehe

    • Nanik Nara

      wah saya juga, kalau saya dan suami kenalan lewat yahoo messenger, jaman itu, kami belum kenal facebook hehehe. Kalau niatnya baik dan bener, dunia maya pun bisa jadi jalan untuk mendapatkan jodoh

  • Kokoh Hendra Liem

    Catat dulu ah lalu di bookmark. Yang terpenting adalah memantaskan diri dan banyak-banyak berdoa di 1/3 malam. Hingga semuanya terkabulka

  • Damar Aisyah

    Saya kayak Mbak Mutia, ketemu suami di facebook. Tapi usut punya usut ternyata memang ada yang nunjukin profile saya ke suami. Ya memang ada banyak cara sih. Sosmed pun sebenarnya oke-oke aja, asalkan tidak gegabah dan ada fase saling mengenal.

  • Nurhilmiyah

    Setuju dengan terus menerus memperbaiki diri ya Mbak, karena insyaallah jodoh itu cerminan diri kita, kl kitanya udah berusaha sebaik2nya maka akan dipertemukan sm yg baik2 juga sesuai janji-Nya

  • Arai Amelya

    Ketawa sendiri baca tipsnya kak, secara saya masih di tahap memantaskan diri belum kelar2 mwkwkwk. Emang kudu jadi lebih baik sih kalau memang mendamba yang baik. Diem2 catat aaah tipsnya hahaha

  • Andayani Rhani

    Setuju banget mbak sama semua poin”nya. Kalau prinsip saya jodoh ya cerminan diri kalau mau yang baik ya kita juga harus memperbaiki diri juga

  • Irra Octaviany

    betul, setuju banget nih mbak sama isi artikelnya. hampir semua aku lakukan, terutama fase memperbaiki diri dan berdoa hasilnya memang terbukti. jodoh didekatkan. bener-bener ajaib deh waktu itu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *