Bagaimana cara mendapatkan passive income dengan modal kecil? Bagi kamu yang ingin memiliki sumber penghasilan pasif namun belum memiliki modal besar, bisa mencoba 7 tips ini.

Meskipun penghasilan bulanan kamu hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari, hanya bisa menyisihkan sedikit saja, bisa kok punya pasif income. Asal ada kemauan kuat dan mau keluar dari zona nyaman, tanpa modal besar pun kamu bisa dapatkan.

Apa Itu Passive Income? Bisakah Mendapatkannya dengan Modal Kecil?

Passive income adalah penghasilan yang mengalir meskipun kamu berhenti bekerja, bahkan sedang liburan atau istirahat.

Sebaliknya active income adalah penghasilan yang kamu dapat hanya jika terus bekerja. Misalnya kamu bekerja menjadi karyawan. Jika kamu berhenti bekerja, penghasilan tidak lagi kamu dapatkan.

Memperoleh pasif income pasti adalah impian banyak orang. Namun, kamu perlu tenaga ekstra untuk meraih itu semua. Jika kamu bekerja sebagai karyawan 8 jam dalam sehari, kamu perlu menambah waktu kerja kamu untuk membangun pasif income tersebut.

Sebagai umpama, kamu menulis buku di malam hari walaupun dalam keadaan capek dan ingin beristirahat. Modal yang kamu keluarkan adalah tenaga, mengorbankan waktu tidur dan beristirahat, termasuk tambahan biaya listrik.

Pasive income biasanya mengharuskan kita berjuang keras di awal, namun hasilnya bisa kita rasakan nantinya.

Penulis legendaris J.K. Rowling dengan maha karyanya Harry Potter, konon proses menulisnya harus ia sisipkan sedemikian rupa di sela-sela pekerjaan utamanya. Tantangannya pasti sudah dapat kita bayangkan.

Keluar dari zona nyaman dan rasa aman adalah kuncinya. Termasuk profesi sebagai ibu rumah tangga yang menginginkan penghasilan pasif. Mungkin harus mengurangi jam tidur di malam hari supaya bisa mengahasilkan karya, melawan rasa lelah yang seharusnya istirahat, hingga mengalami konflik.

Jadi, apakah mendapatkan passive income bisa dengan modal kecil? Dari segi materi, jawabannya iya. Namun, dari sisi lain, perlu tenaga, waktu, ekstra kesabaran, dan perjuangan yang tidak ringan.

Di samping menginginkan manisnya penghasilan yang terus mengalir walau kita tidak bekerja, perlu memahami pengorbanannya. Sudah siap menempuh cara mendapatkan passive income dengan modal kecil?

Inilah 7 Cara Mendapatkan Passive Income dengan Modal Kecil

Apa saja sumber penghasilan pasif yang tidak membutuhkan modal besar?

1. Membuat Blog

Sebagai blogger, saya menempatkan tips ini jadi yang pertama. Ya, membuat blog adalah salah satu sumber passive income yang tidak membutuhkan modal besar.

Cukup membeli domain, hosting, dan template premium (jika diperlukan), kamu sudah punya sebuah blog. Untuk perlengkapannya, hanya perlu komputer atau laptop serta jaringan internet. Sisanya, tinggal keinginan dan usaha yang konsisten dalam mengisi konten berkualitas di blog kamu.

Sumber passive income blog adalah dari pemasangan iklan Google Adsense atau penyedia iklan lainnya. Jika blog kamu sudah punya banyak pengunjung, penghasilan datang dari klik iklan pengunjung. Semakin banyak pengunjungnya, semakin besar peluang menghasilkan uang dari blog.

Meskipun sebenarnya penghasilan seorang blogger bukan dari Adsense saja, namun penghasilan passive umumnya dalam bentuk klik iklan atau affiliasi.

2. Membuat Konten di YouTube

Selain blog, menjadi Youtuber adalah salah satu cara mendapatkan passive income dengan modal kecil. Memang konten tertentu perlu modal besar. Seperti animasi dengan teknologi yang mahal, peralatan yang butuh biaya besar, konten yang memerlukan kamera yang berkualitas super, dan sebagainya.

Namun, umumnya dengan bermodalkan kamera bahkan kamera smartphone saja, kamu sudah bisa menghasilkan konten yang bagus di YouTube.

Di antara contoh video YouTube bermodal kecil misalnya video tutorial hijab, video memancing di sungai, video tips dan tutorial yang bermanfaat, resep masakan sehari-hari, dan sebagainya. Kamu bisa membuat dan berkerasi sendiri disesuaikan budget yang kamu punya.

Sumber penghasilan pasif YouTube juga umumnya sama dengan blog, yaitu lewat pemasangan iklan Adsense. Semakin banyak viewer, semakin besar penghasilannya.

3. Menulis Buku

Penghasilan pasif dari buku adalah royalti. Jika kamu punya keterampilan menulis buku, saatnya mencoba menulis dari sekarang. Siapa tahu, buku yang kamu tulis menarik banyak pembaca dan menjadi sumber penghasilan.

Biasanya penulis buku mendapatkan rata-rata 10% dari hasil penjualan bukunya. Ketika karyamu disukai banyak orang, penghasilan pasif bisa kamu dapatkan.

Sedikit cerita, ada seorang penulis yang melupakan buku yang pernah ia buat. Alasannya karena tulisannya ia anggap sudah tidak up to date. Ia fokus menulis buku lainnya.

Beberapa tahun kemudian, buku yang ia pernah tulis itu dicetak kembali dalam jumlah banyak karena memang ada permintaan pasar. Maka, penulis tersebut dihubungi penerbit dan mendapat sejumlah royalti yang cukup besar.

4. Menjual Kursus Online

Buat kamu yang punya keahlian tertentu dan bisa dibuat dalam bentuk online course, ini bisa menjadi sumber penghasilan juga. Kamu bisa menjual kursus di situs yang menyediakan online course.

Meskipun sudah banyak orang membuat konten tutorial di Youtube, kamu bisa membuat kursus lebih menarik dan lebih berbobot. Kamu bisa memberikan trik khusus, ilmu yang tidak banyak orang lain ajarkan, dan lebih aplikatif. Pastinya orang lain akan rela membayar sebuah ilmu yang berharga.

5. Menjual Foto Stock Online

Jika kamu punya keahlian fotografi, membuat foto yang bagus dan menjualnya di berbagai stok foto online. Situs foto misalnya Shutterstock, iStock, dan 500px.

Foto yang kamu buat nantinya akan berguna bagi para content creator seperti blogger, penulis di media online, dan sebagainya. Sebagai catatan, berikan topik yang jelas supaya lebih tepat sasaran.

Contohnya, kamu membuat foto burger yang lezat untuk digunakan para pembuat konten dengan topik makanan cepat saji, membuat foto perempuan berkacamata untuk mereka yang ingin melengkapi kontennya tentang penggunaan kaca mata.

Membuat spesifikasi dan maksud yang jelas akan memudahkan orang menemukan foto tersebut. Semakin banyak pula orang membelinya.

6. Menanamkan Modal untuk Bagi Hasil

Cara mendapatkan passive income selanjutnya adalah dengan menanamkan modal usaha kepada orang lain. Misalnya kepada anggota keluarga yang ingin menjalankan usaha namun tidak punya modal. Bisa jadi kamu punya adik yang baru lulus sarjana namun ingin menjadi pengusaha.

Kamu bisa menyisihkan uang dari penghasilan bulanan. Jika sudah terkumpul sesuai nominal yang dibutuhkan, saatnya menanamkan modal tersebut.

Hanya saja, jika tujuannya adalah bagi hasil dan ingin passive income, hal ini perlu kejelasan di awal. Pastikan calon pengusaha adalah orang yang tepat dan bisa kamu percayai.

Ada perjanjian mengenai bagi hasil dan bukan untuk sekedar memberikan pinjaman modal. Ketentuan bagi hasil adalah pengusaha harus mengembalikan modal 100% terlebih dahulu sebelum penghasilan bersih ia dapatkan.

Sistem bagi hasil secara manual dengan keluarga, teman, mungkin perlu tenaga tambahan juga. Kamu juga perlu mempelajari sistemnya lebih mendalam sebelum memutuskan untuk memperoleh passive income dengan cara ini.

Utamakan niat membantu, mememberikan modal kepada orang lain yang lebih punya potensi dan skill bisnis. Asal cermat, punya perjanjian yang jelas, bisa menilai pengusaha yang berpotensi, giat dan bisa dipercaya, keuntungan bisa kamu dapatkan di kemudian hari tanpa ikut menjalankan usahanya.

Sebenarnya modal bagi hasil relatif ya, karena modal usaha bisa kecil dan besar tergantung skala bisnisnya. Namun, ini juga bisa kamu coba.

7. Investasi

Nah, kalau poin keenam dirasa cukup menguras tenaga dan mental, rasanya melakukan investasi lebih nyaman dan cocok. Kamu hanya perlu menyisihkan penghasilan bulanan dan menyalurkannya kepada pengelola.

Investasi untuk memperoleh passive income di antaranya reksadana, deposito, saham, dan lain-lain. Namun, bukan berarti kamu tidak perlu menyisihkan waktu untuk mempelajari investasi tersebut. Mengapa? Setiap investasi punya resiko. Ada yang resikonya tinggi ada juga yang rendah.

Jadi, sebelum memutuskan invest, sebaiknya pelajari secara mendalam terlebih dahulu baru memilih jenis investasi apa yang akan kamu manfaatkan.

Itulah 7 Cara Mendapatkan Passive Income dengan Modal Kecil yang dapat kamu coba. Memang tidak ada yang tidak memiliki resiko. Begitu juga tidak ada yang pasti menguntungkan. Semuanya perlu usaha, perlu mencoba, dan tenaga lebih. Namun, ingat bahwa hasil tidak akan menghianati usaha, kok.

Berita sebelumyaCara Memilih Parfum yang Tepat, 7 Langkah Menemukan Ciri Khasmu
Berita berikutnyaCara Apply Kartu Kredit Secara Online Melalui CekAja
Hallo... Saya Iim. Salam kenal ya teman-teman. Blog ini tempat saya menuliskan ide dan gagasan tentang berbagai hal. Topik blog ini seputar gaya hidup (lifestyle), woman life, parenting, travelling, teknologi, dan dekorasi rumah (termasuk topik properti). Email kerjasama : iimrohimah15@gmail.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here