Kehamilan,  Melahirkan,  Tips,  Tips and Trik

10 Tips Agar Melahirkan Normal dan Lancar Tanpa jahitan

Orang tua jaman dulu rata-rata melahirkan anak-anak dengan normal. Bahkan seringkali perempuan desa jaman lampau yang notabene melahirkan tanpa bantuan medis ini bisa melahirkan normal tanpa  ada robekan.  Ternyata hal ini terjadi karena memang aktivitas dan apa yang mereka konsumsi memang mendukung itu.
Biasanya kaum perempuan desa jaman lampau, ketika hamil hanya mengonsumsi makanan alami dari ladang. Sayur, buah, hingga protein hewani berupa daging, ikan, telur, semuanya benar-benar alami. Selain itu, seringkali mereka tetap melakukan aktivitas fisik yang cukup intens seperti mencari rumput untuk kambing, mencuci baju dan piring di sungai, memasak yang cukup mengeluarkan energi karena masih memakai kayu bakar, dan segala mobilitas masih dilakukan dengan berjalan kaki.
Setelah melahirkan, para ibu jaman old ini bisa sehat kembali hanya dalam dua tiga hari seperti sedia kala. Tidak ada robekan di area perineum, dan jalan lahir kembali normal setelah diberikan kompres ramuan dan air hangat pasca persalinan.
Nah, bagaimana dengan para ibu jaman sekarang? Memang, meniru wanita jaman old sudah tidak memungkinkan lagi ya Bun. Selain banyak hal baru di dunia medis, kondisi para ibu jaman sekarang juga tidak dapat sepenuhnya mengikuti kebiasaan wanita jaman dulu.
Oleh karena itu, kita mungkin hanya dapat mengambil pelajaran dan mecari solusinya sesuai dengan perkembangan jaman. Meskipun saat ini kebanyakan para ibu melahirkan pasti mengalami robekan dan akhirnya harus dijahit, sebenarnya kita bisa mengusahakan agar dapat melahirkan normal dan lancar tanpa jahitan lho….
Berikut ini 10 Tips Agar Melahirkan Normal dan Lancar Tanpa jahitan
1. Rutin Melakukan Aktivitas Fisik, Khususnya Jalan Kaki

Tips satu ini sangat mirip dengan kebiasaan ibu-ibu jaman dulu ya Bun… Meskipun saat ini segala aktivitas telah banyak dimudahkan dengan transportasi. Pekerjaan sehari-hari  pun menuntut untuk minim berjalan kaki. Namun selama hamil mulailah lebih banyak melakukan aktivitas fisik.
Rutin melakukan aktivitas fisik dapat membuat tubuh tidak lemas dan lebih bugar. Bunda bisa mencoba berjalan kaki sekitar rumah di pagi hari. Selain udara segar, berjalan kaki di pagi hari juga lebih leluasa terutama jika berjalan di komplek perumahan misalnya. Karena pagi hari adalah hal wajar bagi orang-orang untuk berolahraga dan berjalan kaki dalam rangka kebugaran. Jadi, Bunda akan lebih leluasa dan nyaman melakukannya.
Berjalan kaki juga dapat mendorong bayi lebih cepat masuk panggul dan melunakkan jalan lahir. Gaya gravitasi membantu bayi lebih turun dan bunda lebih berpeluang melahirkan normal.
Selain berjalan kaki, sempatkan melakukan pekerjaan rumah seperti bersih-bersih, mengepel, mencuci baju dan piring. Tentunya aktivitas yang Bunda rasa ringan dan tetap membuat bunda nyaman. Jangan sampai aktivitas fisik malah mengganggu kehamilan.
2. Konsumsi Gizi Seimbang

Mungkin Bunda sering mendengar, “ibu hamil harus makan dua kali lipat karena diserap oleh dua orang”. Ternyata, menurut para dokter dan bidan, itu keliru.
Bunda yang sedang hamil justru lebih kesulitan mengonsumsi makanan dibandingkan saat tidak hamil. Jangankan harus mengonsumsi makanan dua kali lipat, dapat makan dengan normal sudah menjadi kelegaan tersendiri.
Para ahli kesehatan pun bukan menyarankan agar ibu hamil (bumil) menambah kuantitas makanannya. Justru yang ditambah adalah kualitas makanannya.  Jika sebelumnya Bunda hanya mengonsumsi apa yang disukai saja tanpa melihat nutrisi makanan yang bunda makan, maka saat hamil ubah kualitas makanan Bunda menjadi makanan dengan gizi seimbang.
Konsep seimbang mencakup kandungan karbohidrat, protein, vitamin, lemak, dan mineral. Vitamin malah dianjurkan lebih banyak untuk menjaga hormon. Selain itu, Bunda juga akan dianjurkan lebih banyak memakan makanan dengan protein tinggi yang mendukung stabilitas hemoglobin (Hb). Nantinya Hb akan dipantau oleh petugas kesehatan Bunda. Hal ini karena Hb sangat penting dalam menyalurkan gizi kepada janin dan menyuplai tenaga Bunda menghadapi proses persalinan.
3. Senam Ibu Hamil

Gerakan dalam senam hamil sangat membantu kondisi tubuh bumil lebih sehat. Pada dasarnya, gerakan senam hamil memiliki fungsi merenggangkan area pinggul agar bayi mudah turun. Selain itu, gerakan senam hamil juga melancarkan sirkulasi darah, sehingga tubuh lebih segar dan bugar.
Ada pula beberapa gerakan yang bertujuan menguatkan lengan, otot payudara, mengatasi backpain (sakit punggung), serta membantu melenturkan jalan lahir. Terutama apabila instruktur senam hamil menyisipkan gerakan kegel.
Jadi, sering-seringlah mengikuti senam hamil ya Bun. Tentunya dengan bimbingan ahlinya. Bisa juga dilakukan sendiri di rumah. Baik dengan mengingat gerakan-gerakan yang diajarkan istruktur, atau mengikuti video senam hamil di Youtube yang terpercaya.
4. Sering Latihan Jongkok

Ada beberapa bumil yang katanya kesulitan jongkok saat hamil tua. Meski begitu, coba melakukan latihan posisi jongkok ini. Memang tidak mudah, namun posisi jongkok memiliki manfaat untuk persalinan normal dan lancar.
Posisi jongkok dapat membuka panggul dan meningkatkan tekanan bagian perut bawah. Jika sudah terbiasa melakukan posisi ini, maka saat proses persalinan, gerakan jongkok bisa dilakukan agar bayi lebih cepat terdorong keluar. Posisi ini juga memperkuat otot paha, perut, dan meningkatkan elastisitas jalan lahir.
Jika gerakan ini dirasa melelahkan, Bunda bisa meminta bantuan pasangan untuk memegang tangan atau tubuh Bunda. Bisa juga berpegangan pada kursi atau dinding. Tetap berusaha ya Bun, mengingat manfaatnya cukup baik untuk mendukung persalinan yang lancar.
5. Latihan Kegel
gerakan senam dengan kegel di area pereneum
Latihan kegel memiliki banyak manfaat Bun… Jika biasanya gerakan kegel ini identik untuk meningkatkan kepuasan seksual, sebenarnya banyak manfaatnya untuk ibu hamil. Manfaat latihan kegel untuk ibu hamil, selain memberikan elastisitas vagina, juga mencegah wasir, ambien, dan kebocoran urin. Orang yang sering melakukan kegel, tidak mudah pipis tak terkendali, khususnya menjelang usia lanjut.
Latihan kegel bisa dilakukan sendiri kok Bun.. Caranya, seperti kita menahan pipis. Ingat, tapi bukan sengaja menahan pipis saat ingin buang air kecil. Hal itu justru berbahaya untuk kesehatan kandung kemih. Lakukan gerakan ini di saat normal (bukan saat ingin BAK).
Bunda bisa lakukan sebelum tidur, atau di saat santai. Tahan area Miss V seperti sedang menahan BAK, rasakan otot-otot di area lubang Miss V, hingga lubang anus merapat ototnya. Tahan sekitar 5 hingga 10 detik. Lalu kendurkan lagi dan rileks sekitar 5 detik. Lakukan berulang kali hingga Bunda terbiasa.  Minimal 10 kali dan hingga 25 kali jika sudah terbiasa.
6. Pernafasan Yoga

Yoga termasuk senam yang direkomendasikan untuk ibu hamil. Gerakan dalam yoga ini biasanya sangat mendukung kelancaran persalinan, khususnya latihan pernafasan yang bisasanya sangat dibutuhkan untuk proses melahirkan yang lumayan menguras tenaga.
Yoga juga dapat meredakan ketegangan pada ibu hamil sehingga lebih riles menghadapi persalinan. Latihan pernafasan dalam yoga dapat mengatasi dan mengurangi rasa sakit saat mehairkan nanti. Selain itu, yoga juga dapat memicu system syaraf yang dapat memperlancar pembukaan dan peregangan dinding vagina. Hal inilah yang diyakini dapat meningkatkan kemungkinan persalinan lebih normal tanpa jahitan.
7. Berhubungan Intim

Belakangan ini, bidan dan dokter merekomendasikan aktivitas satu ini terutama di usia tua kehamilan. Berhubungan suami istri dapat menstimulasi produksi hormone oksitosin yang merangsang kontraksi. Selain itu, sperma suami dapat membantu melenturkan dan melebarkan leher Rahim.
Namun perlu diingat, berhubungan intim yang dilakukan haruslah yang aman bagi kondisi bumil. Hal ini supaya tidak terjadi resiko yang tidak diharapkan.
8. Tidur yang Cukup

Kondisi bumil apalagi hamil trimester tiga rasanya memang tidak mudah tidur nyenyak. Pasalnya banyak ibu hamil yang mengalami insomnia.
Meskipun demikian, bukan berarti tidur cukup tidak bisa dicapai. Ada beberapa cara agar bumil dapat tidur lebih nyaman di malam hari. Di antaranya, buat kondisi kamar yang nyaman dan membuat bumil tidur nyenyak. Bisa dengan menambahkan aromatherapy atau pewangi ruangan yang bumil sukai, meredupkan lampu, atau menambahkan hal-hal yang disukai bumil di dalam kamarnya.
Bisa juga memasang alat untuk menjaga suhu dan kondisi udara  di kamar. Misal eksos atau alat yang di pasang di pentilasi untuk menyedot udara dari dalam kamar supaya udara tetap sejuk dan bersih. Biasanya ibu hamil lebih suka merasa pengap dan gerah, sehingga perlu perlakuan khusus supaya menjadi nyaman. Tidur bumil pun terjamin.
Ingat, ibu hamil dianjurkan tidur minimal 7 jam dalam sehari. Siang hari minimal tidur 2 jam atau sekedar merebahkan badan. Istirahat yang cukup ini berguna untuk menghindari keletihan menjelang persalinan. Tenaga bumil harus prima tentunya.
9. Berat Badan Bertambah dengan Normal

Meskipun semua tips sudah bumil lakukan, biasanya jika berat badan menanjak terlalu tinggi, keinginan melahirkan normal bisa tidak tercapai. Berat badan berlebih dan tidak normal memicu berbagai komplikasi sehingga cenderung menipiskan kemungkinan persalinan normal.
Menjaga kenaikan  berat badan ideal tentunya bukan dengan mengurangi jumlah makanan. Tetapi, menghidari makanan yang memicu kegemukan seperti gula, MSG, dan lemak tidak sehat. Biasakan konsumsi makanan sehat dan hanya yang dibutuhkan untuk gizi dan nutrisi kehamilan ya Bun.
10. Jangan Lupa Selalu Berdoa

Sebagai manusia biasa, kita tentunya hanya bisa berusaha. Namun, seringkali tidak bisa menjamin segala hal berjalan sesuai harapan. Oleh karena itu, pertolongan Tuhan selalu diperlukan.
Doa juga menciptakan ketenangan yang mendukung psikologis bumil. Ingat kehamilan dan persalinan adalah perjuangan mulia. Selalu berdoa supaya dapat melahirkan dengan normal dan lancar sesuai hapapan Bunda secara kontinyu. Selain itu, minta pula doa dari orang-orang terdekat, khususnya orang tua kita.
Nah, itu dia 10 Tips Agar Melahirkan Normal dan Lancar Tanpa Jahitan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *